Allah merahasiakan diterimanya sebuah amalan, agar hati kita selalu khawatir.

Dia juga selalu membuka pintu taubat, agar kita selalu punya harapan.

Dan Dia menjadikan penentu status seseorang pada amalan penutup hidupnya, agar tidak seorang pun tertipu dengan amalnya.

Seandainya paras dan ragamu lebih penting dan berharga dari ruhmu, tentunya ruh tidak naik ke langit, sedang raga harus dikubur dalam tanah.

Betapa banyak orang terkenal di muka bumi, namun ia tidak dikenal di penghuni langit.

Sebaliknya, betapa banyak orang tak dikenal dibumi, namun ia dikenal baik oleh penghuni langit.

Ukuran kemuliaan di sisi Allah adalah kekuatan takwa, bukan kekuatan raga.

Maka lihatlah kedudukanmu di sisi Allah, dan tinggalkan penilaian manusia.

[Sumber dari pesan berbahasa arab]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da3001161903

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *