KURIKULUM MA’HAD AL-JAMI’AH

Kurikulum adalah rancangan semua pengalaman belajar yang akan dialami santri selama berada di suatu lembaga pendidikan. Dalam kaitannya dengan Ma’had al-Jami’ah UIN Suska, maka kurikulum diartikan sebagai semua yang dialami oleh santri yang memungkinkan mereka untuk belajar dalam pengertiannya yang luas selama berada di lingkungan Ma’had al-Jami’ah. Dengan pengertian ini, maka kurikulum Ma’had al-Jami’ah dikembangkan dengan pendekatan holistik untuk men-cover semua dimensi dari para santri. Dimensi-dimensi itu mencakup dimensi akademik, kebahasaan, spiritual, moral, fisik, dan keterampilan.

Jenis-Jenis Kurikulum Ma’had

Dimensi-dimensi seperti yang disebutkan di atas tercakup ke dalam beberapa jenis Kurikulum Ma’had sebagai berikut: program persiapan, kurikulum akademis, kurikulum bahasa, kurikulum nilai, kurikulum ekstra, dan aktifitas keseharian Ma’had.

A.  Program Persiapan

Program persiapan ini adalah rancangan kegiatan-kegiatan tahunan yang dilakukan untuk mempersiapkan dan memantapkan segala hal yang berkaitan dengan kelancaran pelaksanaan program-program ma’had. Kegiatan-kegiatan ini meliputi:

Seleksi Penerimaan Mursyid dan Musyrif

Di ujung semester genap, setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para Mursyid dan Musyrif, maka akan diadakan penerimaan Mursyid dan Musyrif  baru sesuai dengan kebutuhan Ma’had.

Rapat Kerja Ma’had

Rapat kerja Ma’had dilakukan untuk mengevaluasi program Ma’had secara menyeluruh, mendeteksi faktor-faktor pendukung dan penghambat, serta mencarikan solusi atas problem yang dihadapi. Rapat ini juga menetapkan program-program satu tahun ke depan. Ini diadakan setelah penyeleksian Mursyid dan Musyrif  menjelang semestar ganjil sesuai dengan kebutuhan ma’had.

Penerbitan Buku Panduan Ma’had

 Setiap tahun, penerbitan buku panduan Ma’had akan dilakukan untuk memberikan arahan kepada para santri, khususnya santri baru. Buku panduan ini berisi visi, misi, struktur organisasi, program, dan segala hal yang berkaitan dengan Ma’had yang memberi manfaat informasi bagi santri.

Orientasi Mursyid dan Musyrif

 Setelah para Mursyid dan Musyrif diseleksi, akan diadakan pekan orientasi bagi mereka agar mengetahui dan memahami serta menghayati akan tugas-tugas mereka sebagai pendamping santri. Ini dilakukan sebelum masa orientasi santri baru.

Orientasi Mahasantri Baru

Santri yang masuk ke Ma’had harus diberikan masa orientasi untuk mengenal kehidupan Ma’had dan semua kegiatannya. Orientasi ini dilaksanakan pada awal bulan penempatan dan penerimaan santri baru pada unit-unit Ma’had.

Pelayanan Bahasa

 Pelayanan Bahasa adalah kegiatan konsultasi bahasa Arab dan Inggris bagi para santri yang mengalami kesulitan berbahasa. Waktu konsultasi disediakan 6 hari dalam seminggu di ruang yang sudah ditetapkan. Konsultasi ini meliputi semua aspek keterampilan berbahasa atau al-mahaarat al-lughawiyah.

B. Kurikulum Akademis

Kurikulum Akademis ini bertujuan untuk mengembangkan potensi akademis para santri Ma’had khususnya dalam bidang ilmu-ilmu keagamaan. Mereka diharapkan mempunyai kompetensi yang memadai untuk menguasai dan menjelaskan isi dari setiap cabang ilmu ke-Islaman. Kurikulum ini juga diharapkan mampu membekali santri Ma’had dengan ilmu ke-Islaman yang kokoh untuk menjadi sarjana-sarjana Muslim dalam disiplin apapun. Rincian Kurikulum Akademis ini dapat dilihat pada tabel berikut ini:

 Tabel 1. Kurikulum Akademis Ma’had

Materi Semester 1 Semester 2
1.   Al-Quran (Taswit, Tajwid, Qiraah, Tahfidz,    Terjemah, dan Tafsir)

x

x

2.  Al-Mabadi Al-Islamiyah (Aqidah, Akhlak,     Fiqh, Ushul Fiqh dan Tarikh al-Mazahib al-Islamiyah)

x

x

 

Al-Qur’an (Taswit, Tajwid, Qiraah, Terjemah, Tafsir dan Tahfizh)

Materi ini bertujuan untuk membekali santri dengan kemampuan  membaca al-Qur’an dengan baik dan benar, memahami makna dan kandungannya, dan memiliki wawasan tentang beragam penafsiran klasik dan kontemporer terhadap al-Qur’an. Oleh karena itu, materi ini harus diajarkan pada Semester 1 dan 2. Di samping itu, setiap santri pada rentang waktu 2 semester diharapkan mampu menghafal dua juz dari al-Qur’an. Dengan demikian, mereka akan terbiasa dengan membaca Kitab Suci sebagai pedoman hidupnya, dan menjadi sarjana muslim yang ‘alim.

Al-Mabadi Al-Islamiyah (Aqidah, Akhlak, Fiqh, Ushul Fiqh dan Tarikh al-Mazahib al-Islamiyah)

Melalui materi ini setiap santri memahami dan menghayati dengan baik prinsip-prinsip Aqidah Islamiyah yang benar, membedakan antara aqidah salimah dan fasidah, bersikap dan berperilaku sesuai dengan aqidah tersebut secara istiqamah (functional approach). Selain itu, materi ini akan mengantarkan santri untuk memahami dasar dan konsep akhlak dalam Islam, membedakan akhlak terpuji dari yang tercela, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari secara ikhlas.

Dalam materi ini pula, setiap santri memahami dengan baik tentang Rukun Islam dan hal-hal yang berkaitan dengan mu’amalah. Santri juga mampu melaksanakan ibadah sesuai dengan yang disyariatkan dengan konsisten, seperti senantiasa shalat berjamaah di masjid, qiyamullail dan sebagainya. Mereka juga harus mempunyai kekayaan wawasan tentang berbagai macam pendekatan dan perbedaan mazhab dalam fiqh Islam, sehingga mereka mempunyai sikap toleran terhadap perbedaan yang ada di masyarakat.

Santri juga dibekali dengan dasar-dasar ilmu Ushul al-Fiqh agar memahami metodologi istinbath hukum dari sumber-sumber hukum Islam serta memahami dasar-dasar metodologis yang menyebabkan perbedaan penafsiran dan produk hukum dalam khazanah Fiqh Islami.

Kurikulum Bahasa

Ragam Kurikulum Ma’had al-Jami’ah UIN Suska yang kedua adalah Kurikulum Bahasa, yaitu Arab dan Inggris. Kurikulum dua bahasa ini sangat penting untuk membekali santri dengan pemahaman dan keterampilan berbahasa baik lisan maupun tulisan. Penekanan kepada empat kemampuan: reading, listening, speaking, dan writing adalah hal yang utama. Oleh karena itu, selama setahun berada di Ma’had, setiap santri harus mampu memahami dan menggunakan kedua bahasa itu, dan menjadikannya alat bagi memahami materi-materi yang didesain khusus dalam dua bahasa dimaksud. Keberhasilan santri dalam menguasai kedua bahasa ini menjadi prasyarat utama untuk mengikuti mata kuliah-mata kuliah yang didesain dalam dua bahasa tersebut. Untuk mencapai kompetensi-kompetensi di atas, maka kurikulum masing-masing bahasa itu dirinci sebagai berikut:

 Tabel 2. Kompetensi Umum Setiap Bahasa

Keterampilan Bahasa

Kompetensi Umum

Bahasa Arab

Istima’

Memahami percakapan natural, pidato, dan berita.

Takallum

Bercakap-cakap, berpidato, berdiskusi, berdebat langsung

Qira-ah

Membaca dan memahami kitab-kitab kuning

Kitabah

Menulis karya ilmiah dan populer

Bahasa Inggris

Listening

Memahami percakapan natural, pidato, dan berita.

Speaking

Berbicara, berpidato, berdiskusi, berdebat langsung

Reading

Membaca dan memahami kitab-kitab kuning

Writing

Menulis karya ilmiah dan populer

Bahasa Arab

Sebagaimana Tabel 2 di atas, kemampuan yang ingin dicapai dalam Materi Bahasa Arab ini adalah keempat maharah lughawiyah, yaitu qira-ah, kitabah, istima’, dan takallum. Keempat maharah ini dapat dicapai melalui penjejangan berikut: Tingkat Dasar, Tingkat Menengah, dan Tingkat Pandai (Advance). Pembelajaran Bahasa Arab ini bertumpu pada program al-Yaum al-‘Araby, yaitu tiga hari dalam seminggu: yaitu Senin-Selasa-Rabu. Pada hari-hari ini, santri Ma’had wajib menggunakan Bahasa Arab dengan siapapun di lingkungan Ma’had.

Bahasa Inggris

Sebagaimana Tabel 2 di atas, kemampuan yang ingin dicapai dalam Materi Bahasa Inggris ini adalah keempat kemampuan berbahasa, yaitu reading, writing, listening, dan speaking. Keempat kemampuan ini dapat dicapai melalui penjejangan berikut: Tingkat Dasar, Tingkat Menengah, dan Tingkat Pandai (Advance). Pembelajaran Bahasa Inggris ini bertumpu pada program English Day, yaitu tiga hari dalam seminggu: yaitu Kamis-Jumat-Sabtu. Pada hari-hari ini, santri Ma’had wajib menggunakan Bahasa Inggris dalam setiap interaksinya dengan siapapun di lingkungan Ma’had.

Pengayaan Mufradaat

Program ini adalah untuk membekali kosa kata, baik Arab mapun Inggris sesuai dengan hari-hari bahasa, contoh kalimat yang baik dan benar, pembuatan contoh-contoh kalimat yang lain. Kegiatan ini dilakukan setiap pagi setelah mereka selesai membaca al-Ma’tsuraat di masing-masing unit asrama.

Kurikulum Nilai (Hidden Curriculum)

Di samping dua jenis kurikulum di atas, di Ma’had al-Jami’ah juga ditekankan Kurikulum Nilai atau yang lazim disebut dengan Hidden/Lived Curriculum. Kurikulum ini menekankan pada internalisasi nilai-nilai agama dan moralitas kepada santri. Penanaman nilai-nilai ini diinkorporasikan melalui pembelajaran Kurikulum Akademik seperti tersebut di atas, berbagai kegiatan extra-kurikuler, pembiasaan, dan juga penciptaan suasana afektif di Ma’had dan sekitarnya melalui tata aturan yang berlaku. Beberapa nilai tersebut diidentifikasi sebagai berikut:

Nilai-Nilai Keagamaan

Nilai-nilai keagamaan ini meliputi nilai keimanan dan ketaatan kepada ajaran agama yang tercermin dari perilaku keberagamaan seperti shalat, zikir, do’a, membaca al-Qur’an, puasa, dan sebagainya.

Nilai-Nilai Kepribadian

Nilai-nilai ini dibagi menjadi dua, yaitu nilai-nilai kepribadian yang berorientasi internal (self-internal values) dan yang berorientasi eksternal (self-external values). Bagian yang pertama mencakup komitmen, percaya diri, motivasi, kerja keras, pengendalian diri, kerajinan, disiplin, punctuality, dan produktivitas. Sementara itu, bagian kedua mencakup kemandirian, kejujuran, kebersihan dan kerapian, keterpercayaan, ramah, sabar, dan keadilan.

Nilai-Nilai Sosial

Nilai-nilai ini mencakup semua nilai yang ada pada self-eksternal values, ditambah dengan kesantunan, kerjasama, kompetitif, kedermawanan, suka menolong, kebersamaan, tenggang rasa, dan sebagainya yang membawa kesuksesan santri Ma’had dalam pergaulan sosial mereka.

Nilai-Nilai Akademik

Nilai-nilai ini meliputi semangat menuntut ilmu dan mencari kebenaran, wawasan luas, open-minded, menerima dan respek terhadap beragam ide, respek terhadap karya orang lain, kejujuran akademis, dan lapang dada menerima kebenaran.

Nilai-Nilai Kewarganegaraan

Nilai-nilai ini mencakup respek dan semangat pengabdian terhadap bangsa dan negara, demokrasi, ekualiti dan ekuiti, kebebasan berpendapat dalam koridor agama dan akhlak, dan toleransi terhadap realitas keberagaman bangsa.

Nilai-Nilai Kebudayaan

Nilai-nilai ini meliputi respek terhadap tradisi dan kebudayaan asli Melayu dan pelestariannya, bersikap dan bertindak dalam rangka menciptakan budaya masyarakat madani.

Kurikulum Ekstra

Kurikulum Ekstra dikembangkan untuk membantu pencapaian kompetensi-kompetensi santri Ma’had al-Jami’ah seperti yang disebutkan di atas. Ada beragam program ekstra yang disediakan bagi santri yang, berdasarkan orientasi pengembangannya, terbagi kepada empat jenis ekstra kurikuler, yaitu:

Ekstra Kurikulum Spiritual

1. Tilawat al-Qur’an (irama)

2. Tahfizh

3. Syarhil Qur’an

4. Khatmul Qur’an

5. Seni religius: hadrah, nasyid, dsb.

Ekstra Kurikulum Akademik-Linguistik

1. Muhadarah dalam dua bahasa

2. Debat dan Diskusi Ilmiah dalam dua bahasa

3. Teater dan drama dalam dua bahasa

4. Penulisan Karya Ilmiah

5. Leadership development

6. Penerbitan Jurnal Ilmiah

Ekstra Kurikulum Fisik

1. Beragam Jenis Olah Raga

2. Social Works atau Pengabdian Masyarakat

Ekstra Kurikulum Keterampilan

1. Computer Course (Application)

2. Kaligrafi

3. Pelatihan Menjahit

4. Pelatihan Handmade

5. Diklat Jurnalistik

6. Diklat Khithabah & MC, dan lain-lain.

C. Aktifitas Keseharian Ma’had

Semua kegiatan setiap kurikulum terangkum dalam jadual aktifitas sehari-hari Ma’had al-Jami’ah, 24 jam sehari, dan tujuh hari seminggu. Setiap saat yang dilalui oleh santri Ma’had senantiasa bermanfaat bagi pengembangan diri mereka. Contoh kegiatan keseharian santri Ma’had dapat tergambar pada tabel berikut ini. Rincian kegiatan harian ini akan berbeda setiap harinya menyesuaikan dengan kurikulum yang sudah dirancang.

Tabel 3. Contoh Kegiatan Harian Santri

Waktu

Kegiatan

Keterangan

04:00 – 05:30

05:30 – 06:00

06:00 – 06:30

06:30 – 07:30

07:30 – 12:30

12:30 – 13:30

14:00 – 16:00

16:00 – 18:00

18:00 – 18:30

20:00 – 22:00

22:00 – 04:00

Bangun tidur, Qiyamullail, tadarus (tahfizh), dan shalat subuh

al-Ma’tsuraat, Taushiyah Subuh

Pengayaan Mufradaat

Persiapan Kuliah

Kuliah di Fakultas

Ishoma

Belajar Mandiri

Olah Raga / Ekstra Kurikuler

Sholat Maghrib/Makan

Kurikulum Akademis

Tidur

Santri akan ditradisikan untuk shalat berjamaah 5 waktu, al-sunan al-muakkadah, puasa-puasa sunnah.

Senin-Selasa-Rabu adalah al-Ayyam al-Arabiyah. Kamis-Jum’at-Sabtu adalah English Days

Dari tabel di atas, jelas bahwa segala aktifitas santri di Ma’had dan lingkungannya ditujukan untuk membekali mereka dengan berbagai pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk menjadi sarjana yang ulama. Di samping itu, kehidupan Ma’had didesain sedemikian rupa sehingga mencakup juga nilai-nilai yang tertulis pada Hidden/Lived Curriculum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *